THEREPUBLIKA.ID, JAKARTA – Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) melalui gerakan “Mahasiswa UICI Peduli” resmi membuka program penggalangan dana untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Banjir besar yang melanda tiga wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir menyebabkan ribuan rumah terendam, fasilitas umum rusak, aktivitas warga lumpuh, hingga memaksa banyak keluarga mengungsi. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa UICI mengajak masyarakat luas turut berpartisipasi dalam misi kemanusiaan ini.
Program donasi difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas, mulai dari makanan siap saji, air bersih, perlengkapan bayi, obat-obatan, pakaian layak pakai, selimut, hingga dukungan logistik bagi posko pengungsian.
Salah satu panitia gerakan “Mahasiswa UICI Peduli”, Yunita Agustini, menyampaikan bahwa kegiatan ini digerakkan oleh semangat untuk saling membantu, sebagaimana pesan dalam firman Allah, “Berlomba-lombalah dalam kebaikan dan amal saleh.”
“Ini sebagai pengingat bahwa setiap bantuan, sekecil apa pun, dapat menjadi cahaya harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang bangkit dari musibah,” ujarnya saat dihubungi yakusa.id, Selasa (2/12/2025).
Yunita menjelaskan, masyarakat yang ingin memberikan donasi dapat menyalurkan bantuan melalui:
Bank bjb
01395-6692-0001
a.n. Universitas Insan Cita Indonesia
Konfirmasi donasi dapat dilakukan melalui:
• Yunita: 0823-2340-3350
• Ali: 0815-2447-5766
• Linda: 0852-6000-2223
Yunita menambahkan bahwa aksi solidaritas ini tidak hanya bertujuan menyalurkan bantuan material, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama bahwa penanganan bencana merupakan tanggung jawab kolektif bangsa.
“Harapannya, donasi yang terkumpul dapat segera disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak,” ucapnya.
Dengan mengusung semangat “Reaching the Unreachable”, UICI berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Semoga gerakan ini menjadi pintu kebaikan dan menggerakkan lebih banyak pihak untuk membantu korban banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” tutup Yunita.


Komentar