Nasional
Beranda » Presiden Prabowo Lanjutkan Kunjungan Kerja Pascabencana ke Aceh Tamiang di Hari Pertama 2026

Presiden Prabowo Lanjutkan Kunjungan Kerja Pascabencana ke Aceh Tamiang di Hari Pertama 2026

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangannya kepada awak media usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis, 1 Januari 2026. Foto: BPMI Setpres/Rusman

THEREPUBLIKA.ID, ACEH- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerja penanganan pascabencana ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis (1/1/2026), bertepatan dengan hari pertama Tahun Baru 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan rangkaian agenda kerja Presiden setelah sehari sebelumnya meninjau wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, sekaligus menghabiskan malam pergantian tahun bersama masyarakat setempat.

“Di hari pertama tahun 2026, Presiden berkunjung ke Aceh Tamiang dan menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah menteri terkait. Tujuannya untuk memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan secepat mungkin,” ujar Prasetyo Hadi kepada awak media.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo meninjau langsung pembangunan rumah hunian sementara yang disediakan melalui Badan Pengelola Investasi Danantara. Hingga saat ini, sekitar 600 unit hunian telah selesai dibangun di Aceh Tamiang sebagai bagian dari rencana pembangunan 15.000 unit hunian di tiga provinsi terdampak bencana.

“Presiden melihat langsung bantuan hunian dari Danantara. Dari total rencana 15.000 unit di tiga provinsi, sekitar 600 unit telah berhasil dibangun di Aceh Tamiang,” kata Prasetyo.

Breaking News: Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI

Usai peninjauan, Presiden memimpin rapat koordinasi untuk mendengarkan laporan langsung dari gubernur dan para bupati mengenai kebutuhan mendesak di daerah terdampak. Sejumlah isu utama yang dibahas meliputi ketersediaan air bersih, perbaikan fasilitas umum, percepatan operasional sekolah, puskesmas, serta rumah sakit.

Presiden juga meminta percepatan normalisasi sungai yang terdampak bencana, mengingat adanya pelebaran alur sungai, endapan lumpur, serta tumpukan material kayu yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Menutup keterangannya, Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi Presiden kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, termasuk relawan dan masyarakat.

“Presiden menyampaikan terima kasih atas kerja keras semua pihak dan mengajak masyarakat menyongsong tahun 2026 dengan optimisme agar kehidupan dapat kembali berjalan normal,” ujarnya.

Kunjungan kerja Presiden pada hari pertama Tahun Baru 2026 tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir dan bekerja bagi rakyat, memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan tepat sasaran dan menjawab kebutuhan utama masyarakat terdampak.

Usai Pidato di WEF, Prabowo Sambangi Paviliun Indonesia dan Jajaki Peluang Investasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement