Ekonomi Pop
Beranda » Gebrakan Nyata! Publik Polri dalam Swasembada Pangan, JAN : Sinergi Rakyat dan Bhayangkara Makin Solid!

Gebrakan Nyata! Publik Polri dalam Swasembada Pangan, JAN : Sinergi Rakyat dan Bhayangkara Makin Solid!

Kunjungan Kapolri dan Panglima TNI dalam Rangka Ketahanan Pangan

THEREPUBLIKA.ID, JAKARTA – Keberhasilan Indonesia dalam mengamankan kedaulatan pangan di awal tahun 2026 menjadi sorotan tajam publik. Pencapaian swasembada yang lebih cepat dari target yang dicanangkan ini tidak terlepas dari peran krusial Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga ekosistem pertanian dari hulu ke hilir. Langkah tegas Polri dalam memberantas mafia pupuk dan mengawal distribusi logistik pangan di seluruh pelosok negeri dinilai sebagai faktor determinan yang membuat petani kini bisa tersenyum lebar.
Dukungan terhadap kinerja Polri ini pun mengalir deras dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi pemuda dan aktivis. Transformasi peran Polri yang kini aktif melakukan pendampingan lahan produktif melalui Bhabinkamtibmas terbukti efektif mendongkrak angka produksi jagung dan padi nasional hingga melampaui ekspektasi para pengamat ekonomi di awal tahun ini.

Ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN), Romadhon Jasn, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata efektivitas Polri yang bekerja di bawah garis komando langsung Presiden. “Pencapaian swasembada pangan 2026 adalah jawaban telak atas keraguan banyak pihak. Polri telah membuktikan bahwa dengan pengawalan yang ketat dan bersih dari intervensi, program strategis nasional bisa dieksekusi dengan hasil yang luar biasa untuk rakyat,” ujar Romadhon dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/1).

Di lapangan, sinergi antara kepolisian dan petani lokal telah menciptakan stabilitas harga yang jarang terjadi di periode awal tahun. Tanpa adanya pungutan liar dan hambatan distribusi, rantai pasok pangan menjadi lebih sehat. Hal ini memicu kepercayaan publik bahwa institusi Polri telah berhasil bertransformasi menjadi pelindung kedaulatan perut rakyat, bukan sekadar penegak hukum di atas kertas.

Romadhon Jasn, menilai bahwa keberhasilan swasembada ini tidak mungkin terjadi tanpa adanya keberanian Polri untuk menindak spekulan yang selama ini mencekik nasib petani. Menurutnya, langkah Polri ini adalah bentuk pengabdian tertinggi kepada negara dalam menjaga ketahanan nasional.

Selain pengawasan, peran Polri dalam pemanfaatan lahan-lahan tidur menjadi lahan produktif di berbagai wilayah juga menjadi catatan emas. Inisiatif kreatif ini tidak hanya menambah stok pangan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan, yang secara langsung berdampak pada penurunan angka kriminalitas nasional secara signifikan di kuartal pertama tahun ini.

Breaking News: Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI

Sebagai penutup, Romadhon mengingatkan agar seluruh elemen bangsa tetap waspada terhadap pihak-pihak yang ingin merusak stabilitas pangan demi kepentingan sesaat. “Jaringan Aktivis Nusantara berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan Polri yang pro-rakyat ini. Swasembada pangan 2026 adalah bukti bahwa ketika Polri kuat dan tegak lurus kepada Presiden, maka kedaulatan bangsa akan tetap terjaga abadi,” pungkasnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement