Politik dan Atensi Publik
Beranda » Prabowo Janji Perbaiki Seluruh Jembatan Rusak Akibat Banjir Bandang di Aceh Tenggara

Prabowo Janji Perbaiki Seluruh Jembatan Rusak Akibat Banjir Bandang di Aceh Tenggara

Presiden Prabowo Subianto menyambangi posko pengungsian akibat banjir di Aceh. Foto: Tim Media Presiden

THEREPUBLIKA.ID, ACEH – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk segera memperbaiki seluruh jembatan yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di Aceh Tenggara. Janji itu disampaikan langsung kepada para pengungsi saat meninjau lokasi terdampak bencana di Kota Kutacane, Senin.

Jembatan Pantai Dona di Desa Salim Pinim menjadi titik pertama yang dikunjungi Presiden setelah tiba di Aceh. Infrastruktur tersebut ambruk diterjang derasnya arus Sungai Alas dan kini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah pusat.

“Kita segera akan membuka, jembatan-jembatan yang rusak akan segera kita perbaiki,” ujar Presiden Prabowo saat berbicara di hadapan warga Desa Bambel Baru.

Di lokasi tersebut, Prabowo juga langsung memberikan instruksi kepada Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, yang mendampinginya dalam kunjungan lapangan. Turut hadir Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Bupati Aceh Tenggara Muhammad Salim Fakhry.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto tinjau langsung akses jembatan yang putus akibat bencana banjir di Aceh dan Sumbar. Foto Tim Media Presiden

Banjir bandang yang melanda pada Kamis (27/11) menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur di Aceh Tenggara. Selain Jembatan Pantai Dona, tiga jembatan rangka baja lainnya menuju Lawe Alas, Tanoh Alas, Babul Rahmah, serta akses ke Kecamatan Darul Hasanah juga dilaporkan ambruk.

Akreditasi P3MI Jadi Ujian Moral BP3MI: Gunung Es TPPO Mulai Terbuka?

Di bawah jembatan yang runtuh, arus Sungai Alas tampak mengalir deras dengan air berwarna kecokelatan. Garis polisi dipasang untuk mencegah warga memasuki area berbahaya.

Laporan Dinas PUPR Aceh pada Jumat (28/11) menyebut lebih dari 20 jembatan di berbagai daerah rusak berat akibat banjir dan longsor.

Kerusakan jembatan tercatat di sejumlah wilayah:

  • Aceh Tenggara: Jembatan Silayakh, Natam, Salim Pipit, Mbarung, dan Pantai Dona.
  • Gayo Lues: Jembatan Pasir Putih dan Pintu Rime.
  • Aceh Singkil: Jembatan Suak Toben, Suak Sigide Tepin Tinggi, dan Gosong Telaga.
  • Bireuen: Beberapa jembatan rangka baja di Teupin Reudep dan Ule.

Di tingkat nasional, BPJN mengonfirmasi ada 26 titik jembatan dan jalan nasional yang putus akibat bencana di Aceh.

Jembatan Pantai Dona memiliki posisi penting karena menjadi penghubung utama tiga kecamatan di Aceh Tenggara. Kerusakannya berdampak pada mobilitas masyarakat serta akses menuju Bandara Alas Leuser yang berjarak hanya 3 kilometer.

Pilkades PAW Masalili Ricuh, Sikap Ketua BPD Dinilai Tak Pahami Mekanisme Bernegara

Pemerintah pusat memastikan percepatan penanganan infrastruktur menjadi prioritas menyusul dampak besar yang ditimbulkan bencana.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement