THEREPUBLIKA.ID, MADRID- Real Madrid harus menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu Manchester City dalam lanjutan Liga Champions UEFA. Bertanding di Santiago Bernabéu, Rabu dini hari, Los Blancos kalah 1-2 meski tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah peluang.
Tuan rumah lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-28 lewat sepakan Rodrygo Silva de Goes yang memanfaatkan kemelut di depan gawang City. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Pada menit ke-35, Nico O’Reilly menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid.
Manchester City kemudian berbalik unggul menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-43, wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak penalti. Erling Haaland yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Madrid dan membawa City unggul 1-2.
Statistik menunjukkan laga berlangsung seimbang. Madrid menguasai 51% bola, sementara City 49%. Los Blancos melepas 16 tembakan, tetapi hanya satu yang mengarah tepat ke gawang. Ini berbanding jauh dengan City yang mencatat 12 tembakan dan 8 tepat sasaran.
Kiper Madrid menjadi pemain tersibuk dengan melakukan 6 penyelamatan penting. Di sisi lain, pertahanan City solid dan disiplin, terbukti dengan 21 clearance dan 9 intersep yang berhasil memotong serangan-serangan Madrid.
Meski Madrid mencatat umpan lebih banyak (439 berbanding 416), City tampil lebih efektif dalam duel darat maupun udara. City memenangkan 54% duel darat dan 63% duel udara, menunjukkan ketangguhan fisik dan organisasi pertahanan.
Kecepatan transisi City juga terbukti mematikan. The Citizens mencatat 4 serangan balik berbahaya, dua kali lipat dibanding Madrid yang hanya menciptakan 2 serangan balik cepat.
Buruknya penyelesaian akhir menjadi masalah serius bagi Madrid. Dari 16 tembakan, 7 di antaranya tidak tepat sasaran dan 8 diblok oleh pemain City. City sendiri hanya mencatat 4 tembakan yang diblok, menunjukkan agresivitas yang lebih terukur.
Permainan Madrid yang mengandalkan umpan panjang juga kurang efektif, hanya 38% akurat. Sebaliknya, City lebih efisien meski melepaskan lebih sedikit bola panjang.
Manchester City pulang dengan kemenangan berharga berkat efektivitas serangan dan solidnya pertahanan. Meski Madrid mendominasi bola, City tampil lebih klinis dan memaksimalkan peluang yang ada. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi The Citizens untuk menghadapi leg berikutnya.


Komentar