Politik dan Atensi Publik
Beranda » Sinergi Pemerintah dan DPR RI, Jalan Pemulihan Aceh Diperkuat

Sinergi Pemerintah dan DPR RI, Jalan Pemulihan Aceh Diperkuat

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad

THEREPUBLIKA.ID, BANDA ACEH – Pemerintah pusat bersama DPR RI menunjukkan gerak cepat dalam menangani dampak bencana di Aceh. Kehadiran langsung para pimpinan kementerian serta pimpinan DPR RI di lapangan menjadi bukti nyata komitmen negara untuk memastikan penanganan darurat hingga pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Koordinasi lintas lembaga terlihat solid melalui kunjungan lapangan dan rapat koordinasi yang melibatkan unsur eksekutif serta legislatif. Langkah ini memungkinkan pengambilan keputusan cepat terkait kebutuhan mendesak, mulai dari penyaluran logistik, perbaikan infrastruktur vital, hingga pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak.

Dari unsur legislatif, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin langsung agenda koordinasi pemulihan di Aceh. Kehadiran pimpinan DPR RI di daerah terdampak dinilai memperkuat fungsi pengawasan sekaligus memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan hingga tingkat nasional dan mendapat tindak lanjut konkret.

Komitmen DPR RI tersebut diperkuat dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Sumatera yang berkantor langsung di Aceh. Keberadaan satgas ini ditujukan untuk mengawal percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana secara berkelanjutan, sekaligus memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan efektif dari pusat hingga daerah.

Sementara dari jajaran pemerintah, sejumlah menteri teknis turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi serta berdialog dengan warga dan aparat daerah. Kehadiran para pimpinan kementerian ini mempercepat pengambilan keputusan strategis dan memastikan kebijakan pusat selaras dengan kebutuhan riil masyarakat di wilayah terdampak.

Tokoh muda Aceh, Wanda Assyura, hadir langsung menemani dan mengawal masyarakat selama proses penanganan berlangsung. Kehadirannya di lapangan menjadi jembatan komunikasi antara warga, pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan DPR RI, sekaligus memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan secara utuh dan berkesinambungan.

Akreditasi P3MI Jadi Ujian Moral BP3MI: Gunung Es TPPO Mulai Terbuka?

Wanda menyampaikan apresiasi hangat atas keterlibatan lintas sektor pemerintah pusat yang hadir langsung di Aceh. Menurutnya, kehadiran berbagai kementerian, lembaga, satgas, hingga BUMN strategis menunjukkan kerja negara yang menyeluruh, terkoordinasi, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat. “Kehadiran para pengambil kebijakan ini memberi ketenangan psikologis bagi warga. Masyarakat merasa ditemani, didengar, dan dikawal,” ujarnya.

Warga Aceh pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah pusat serta DPR RI yang dinilai hadir secara nyata di tengah situasi sulit. Kehadiran negara, baik melalui eksekutif maupun legislatif, memberikan rasa aman serta keyakinan bahwa masyarakat tidak dibiarkan menghadapi musibah sendirian.

Menurut Wanda, respons cepat dan sinergi lintas lembaga ini menjadi energi positif bagi masyarakat Aceh. “Ketika negara hadir secara utuh dan bekerja bersama, masyarakat memiliki harapan untuk bangkit. Ini bukan hanya soal bantuan, tetapi soal kepercayaan dan kebersamaan,” katanya.

Wanda berharap kebersamaan antara pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini dapat menjadi standar baru penanganan bencana ke depan. “Solidaritas nyata di lapangan adalah kekuatan utama. Dengan kebersamaan ini, Aceh tidak hanya pulih, tetapi juga menatap masa depan dengan lebih optimistis,” tutupnya.

Pilkades PAW Masalili Ricuh, Sikap Ketua BPD Dinilai Tak Pahami Mekanisme Bernegara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement