THEREPUBLIKA.ID, KENDARI – Musyawarah Lembaga (MUSLEM) II Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Kendari secara resmi menetapkan Alfansyah, S.H. sebagai Direktur Eksekutif LKBHMI Cabang Kendari untuk periode 2026–2027.
Penetapan tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan kembali LKBHMI Cabang Kendari setelah beberapa waktu mengalami kevakuman organisasi. Forum MUSLEM II berlangsung dalam suasana demokratis dengan mengedepankan semangat musyawarah, regenerasi kepemimpinan, dan penguatan peran lembaga dalam bidang kajian serta bantuan hukum.
Dalam sambutannya usai terpilih, Alfansyah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh peserta forum. Ia menilai amanah tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab bersama untuk menghidupkan kembali peran strategis LKBHMI di tengah masyarakat.
“LKBHMI harus kembali hadir sebagai ruang intelektual dan gerakan advokasi hukum yang berpihak pada keadilan. Kami ingin lembaga ini aktif menjawab persoalan-persoalan hukum yang dihadapi mahasiswa maupun masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Alfansyah menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan membangun kolaborasi dengan HMI Cabang Kendari, perguruan tinggi, organisasi profesi advokat, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat sipil.
Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan untuk memperkuat budaya hukum yang berkeadilan dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Pada periode kepemimpinannya, LKBHMI akan memprioritaskan sejumlah program strategis, antara lain pendidikan dan pelatihan bantuan hukum bagi kader, kajian konstitusi dan penelitian hukum, pendampingan masyarakat, advokasi litigasi dan nonlitigasi, serta pengawalan isu-isu strategis seperti demokrasi, hak asasi manusia, investasi, lingkungan hidup, dan tata kelola pemerintahan.
Terpilihnya Alfansyah diharapkan menjadi awal baru bagi LKBHMI Cabang Kendari untuk kembali menjadi lembaga otonom HMI yang produktif, profesional, dan berintegritas dalam melahirkan kader-kader hukum yang memiliki keberpihakan pada nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan keadilan sosial.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, LKBHMI Cabang Kendari menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra kritis sekaligus mitra konstruktif bagi pemerintah, lembaga penegak hukum, dan masyarakat dalam mendorong tegaknya supremasi hukum serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan hukum di Sulawesi Tenggara.


Komentar