THEREPUBLIKA.ID, JAKARTA – Visioner Indonesia menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan Brigjen Pol Komarudin sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri.
Organisasi tersebut menilai pergantian pimpinan di Ditregident harus menjadi titik percepatan reformasi pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Brigjen Komarudin dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang lalu lintas, mulai dari penugasan di tingkat daerah hingga memimpin Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Rekam jejak tersebut dinilai menjadi modal kuat untuk melanjutkan sekaligus memperkuat transformasi digital layanan Korlantas.
Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, Akril Abdillah, mengatakan bahwa tantangan utama saat ini bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi memastikan setiap layanan digital benar-benar bekerja dengan baik dan memberi kepastian kepada masyarakat.
“Pelayanan digital harus memudahkan, bukan membingungkan. Masyarakat membutuhkan sistem yang stabil, proses yang jelas, dan pelayanan yang cepat tanpa berbelit-belit,” kata Akril dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, program seperti SIM Nasional Presisi (SINAR) dan Samsat Digital Nasional (SIGNAL) merupakan langkah maju yang patut diapresiasi. Namun, keberhasilan transformasi digital tidak cukup diukur dari banyaknya aplikasi yang tersedia, melainkan dari pengalaman masyarakat saat menggunakan layanan tersebut.
Visioner Indonesia juga menilai edukasi digital masih menjadi pekerjaan besar, terutama bagi kelompok lansia dan masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
Pendampingan penggunaan layanan digital dinilai penting agar seluruh warga dapat menikmati manfaat transformasi yang sedang dilakukan Korlantas.
“Literasi digital harus diperkuat. Jangan sampai ada masyarakat yang tertinggal hanya karena belum terbiasa menggunakan teknologi,” ujar Akril.
Selain itu, Visioner Indonesia menekankan bahwa peningkatan penerimaan negara dari sektor pelayanan lalu lintas harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan. Transparansi, kepastian waktu, dan sikap pelayanan yang humanis disebut sebagai fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik.
Akril menegaskan bahwa Visioner Indonesia siap mendukung sekaligus mengawal proses pembenahan pelayanan Korlantas secara konstruktif.
“Kami percaya Brigjen Komarudin mampu mewujudkan layanan yang cepat dan anti-ribet. Harapan kami, transformasi digital tidak berhenti pada seremoni, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” pungkasnya.


Komentar