Urban Story
Beranda » LHK Pastikan Pelantikan Ketua Umum DPP AP2 Indonesia Segera Dilaksanakan

LHK Pastikan Pelantikan Ketua Umum DPP AP2 Indonesia Segera Dilaksanakan

Dewan Pembina AP2 Indonesia, La Ode Hasanuddin Kansi.

THEREPUBLIKA.ID, JAKARTA- Dewan Pembina Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia, La Ode Hasanuddin Kansi (LHK), mengimbau seluruh jajaran pengurus untuk segera mempersiapkan pelantikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AP2 Indonesia dalam waktu dekat. Pelantikan tersebut ditargetkan terlaksana paling lambat akhir Mei atau awal Juni 2026, sekaligus dirangkaikan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 serta penyusunan agenda kerja organisasi ke depan.

LHK berharap Ketua Umum terpilih dalam Munas I DPP AP2 Indonesia pada 1 November 2025, Fardin Nage, segera mempersiapkan diri menjelang pelantikan serta merapikan struktur kepengurusan di seluruh provinsi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa setelah pelantikan, Ketua Umum diharapkan mampu menjalankan fungsi kontrol terhadap roda pemerintahan.

Menurut LHK, pemuda memiliki peran strategis sebagai agent of change, iron stock, dan agent of development. Pemuda dituntut menjadi generasi yang inovatif, kreatif, dan berkarakter kuat dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Selain itu, pemuda juga berperan dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa, memajukan sektor pendidikan, sosial, dan teknologi.

Ia juga menekankan bahwa pemuda merupakan motor penggerak pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Dengan daya kritis dan kreativitas yang dimiliki, pemuda diharapkan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Pemuda juga dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan yang memiliki kemampuan, akhlak mulia, serta profesionalisme.

Lebih lanjut, LHK mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara agar tetap selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Pemuda juga memiliki tanggung jawab dalam merawat persatuan, toleransi, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Tokoh Pemuda Sulawesi Minta Menhan Fokus Urus Pertahanan, Jangan Campuri Urusan Danantara

Secara konseptual, pemuda merupakan individu yang sedang mengalami perkembangan fisik dan emosional, sehingga menjadi sumber daya manusia yang sangat penting bagi pembangunan, baik saat ini maupun di masa mendatang. Dalam konteks internasional, pemuda kerap didefinisikan sebagai kelompok usia 10–24 tahun, dengan karakter dinamis, optimis, namun masih dalam proses pematangan emosi dan sosial.

Sejarah juga mencatat bahwa peran pemuda Indonesia tidak dapat diragukan. Momentum Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi tonggak penting persatuan bangsa. Dalam kondisi masyarakat yang masih terkotak-kotak oleh suku dan daerah, para pemuda mampu menyatukan visi kebangsaan melalui satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia.

Semangat tersebut diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa dan memperkuat persatuan nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement